Beranda Harga Artikel Kontak Profile
Mengenal Manajemen Pemeliharaan Ayam Petelur Modern
Bisnis & Pasar

Mengenal Manajemen Pemeliharaan Ayam Petelur Modern

Kualitas butiran telur segar yang kita nikmati setiap hari di meja makan merupakan buah dari penerapan ilmu manajemen peternakan perunggasan (poultry management) yang presisi di tingkat peternak. Industri peternakan ayam petelur di Blitar terus bertransformasi mengadopsi teknologi modern demi menjaga mutu produksi.

Pola pemeliharaan diawali dari pemilihan bibit anak ayam usia sehari (Day Old Chick / DOC) dari galur murni unggul. DOC dipelihara di kandang starter dengan pengawasan suhu pemanas otomatis, pemberian vaksinasi berkala untuk mencegah serangan wabah penyakit infeksius seperti Newcastle Disease (ND) dan Avian Influenza (AI).

Saat memasuki fase bertelur (layer phase) usia 18 minggu, ayam dipindahkan ke kandang baterai individual yang dirancang ergonomis. Kandang modern menggunakan sistem pemberian pakan dan minum otomatis berbentuk nipel (nipple drinker) yang menjamin ketersediaan air bersih secara terus-menerus tanpa mengotori area kandang.

Formulasi pakan yang diberikan disusun secara rinci oleh ahli nutrisi ternak. Campuran jagung kuning, bungkil kedelai, tepung ikan, dedak halus, serta tambahan premiks kalsium dan fosfor disesuaikan dengan kebutuhan usia ayam. Kalsium yang cukup sangat penting untuk membentuk cangkang telur yang tebal dan kokoh.

Penerapan biosekuriti ketat—seperti penyemprotan disinfektan pada setiap kendaraan yang masuk area peternakan—memastikan lingkungan kandang tetap steril. Ekosistem peternakan sehat inilah yang dipasarkan oleh Amanu Group untuk menghasilkan komoditas telur terbaik bagi masyarakat.

Tags Terkait: